• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Lima Siswa di Padalarang Diduga Alami Gejala Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG

by Fitria Aulia
15 Oktober 2025
in Headline, Info KBB
Reading Time: 2 mins read
Lima Siswa di Padalarang Diduga Alami Gejala Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG
0
SHARES
29
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

PADALARANG,BBPOS- Sebanyak lima siswa dari SMK Wika dan SMP KPM di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diduga mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (15/10/2025).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, sesaat setelah para siswa menyantap menu MBG yang terdiri dari nasi putih, tempe goreng, sayur timun, buah semangka, tahu keju, serta susu kemasan merek Ultra Milk.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kelima siswa mulai mengeluhkan mual sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung dilarikan ke Puskesmas Desa Jayamekar untuk mendapatkan perawatan.

Namun, dugaan keracunan itu dibantah oleh pihak sekolah. Ketua Yayasan SMK Wika, Rastono, menilai gejala yang dialami para siswa bukan disebabkan oleh menu MBG, melainkan faktor kondisi kesehatan masing-masing.

“Kalau korban keracunan, saya tidak yakin. Dari total 87 siswa penerima MBG, hanya lima orang yang mengalami gejala. Dua dari SMK Wika dan tiga dari SMP KPM,” ujar Rastono saat ditemui di lokasi, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, para siswa mulai merasakan gejala sekitar satu jam setelah makan, dan sebagian memang memiliki riwayat penyakit pencernaan.

“Salah satu siswa punya magh kronis, dan yang lain juga kesehatannya kurang stabil. Kalau benar keracunan, mestinya semua siswa terdampak,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Jayamekar, Ii, membenarkan bahwa pihaknya menerima lima siswa dengan keluhan mual dan pusing pada siang hari.

“Sekitar pukul 12.00 WIB kami menerima dua pasien pertama, lalu tim Puskesmas ke lokasi dan menemukan tiga siswa lain dengan gejala serupa. Semuanya langsung kami tangani,” kata Ii.

Menurutnya, sebagian korban memang memiliki riwayat penyakit pencernaan, sehingga sementara ini dugaan kuat bukan disebabkan oleh makanan MBG.

“Gejalanya hanya mual dan pusing ringan. Tiga orang punya riwayat penyakit, dua lainnya tidak. Jadi sementara ini bukan karena makanan MBG,” ungkapnya.

Ii menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Hasil lab baru akan keluar sekitar dua minggu setelah kejadian,” ujarnya.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung baratDinkes kbbKasus keracunan mbgKeracunan makananSmk wika padalarangsmp kpm padalarang
Previous Post

Disnakan KBB Gelar Edukasi dan Vaksinasi Rabies, Dukung Target JawaRa 2029

Next Post

Bupati KBB Gerah Isu Rotasi Mutasi Sarat Intervensi, “Saya Tak Disetir Siapa Pun”

Fitria Aulia

Next Post

Bupati KBB Gerah Isu Rotasi Mutasi Sarat Intervensi, “Saya Tak Disetir Siapa Pun”

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version