• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Kamis, 22 Januari, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

KPK Periksa Lagi Para Saksi, 7 ASN 4 dari Pihak Swasta

by Hendry Nasir
11 Juni 2021
in Headline, Hukum & Kriminal, Info KBB
Reading Time: 1 min read
KPK Periksa 9 Saksi Hari Ini

Kantor Komisi Pemberantasan korupsi (KPK), Foto: Istimewa/Net

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Ngamprah, BBPOS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) Tahun 2020.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pada Jumat (11/6/2021) tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap sebelas saksi yang terdiri dari empat orang pihak swasta dan tujuh pejabat Pemda Bandung Barat.

“Hari ini (11/6) dijadwalkan pemeriksaan saksi AUS TPK terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020,” kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam siaran persnya.

Adapun 7 nama pejabat KBB yang diperiksa adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah Asep Wahyu, Kabid Pendapatan Bapenda KBB, Rega Wiguna, Kadinsos Sri Dustirawati, Kepala DPMPTSP, Ade Zakir, Ajudan Bupati, Wisnu Prasetya, Pengelola Persidangan Sekretariat DPRD, Dicky Yuswandira, dan Sekda KBB Asep Sodikin.

Sedangkan 4 nama dari pihak swasta adalah Floren Sisca, Karyawan PT Jagat Dir Gantara, Donih Adhy Heryady, Mohammad Riyad, dan Djohan Chaerudin.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka Bupati Bandung Barat Nonaktif Aa Umbara, Andri Wibawa dan M Totoh Gunawan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Aa Umbara diduga telah menerima uang sejumlah sekitar Rp1 miliar. Sedangkan M Totoh diduga telah menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2 milliar dan Andri juga diduga menerima keuntungan sejumlah sekitar Rp2,7 miliar.

Tags: #kabupaten bandung barat#pemda bandung barat7 ASN jadi saksiKasus bansosKPK
Previous Post

KPK Perpanjang Masa Tahanan Aa Umbara 30 Hari

Next Post

Tiga RSUD di KBB Mengalami Overload

Hendry Nasir

Next Post
Tiga RSUD di KBB Mengalami Overload

Tiga RSUD di KBB Mengalami Overload

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In