• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 1 Mei, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Komisi IV DPRD KBB Dorong Sistem Zonasi Dihapus

by Hendry Nasir
7 Mei 2024
in Headline, Info KBB, Pendidikan, Politik
Reading Time: 1 min read
Komisi IV DPRD KBB Dorong Sistem Zonasi Dihapus
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH, BBPOS – Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB),  Amung Makmur mendorong sistem zonasi dihapuskan.

“Teman-teman komisi IV sepakat untuk sistem zonasi PPDB agar dihapuskan,” ujar Amung Makmur belum lama ini.

Ia mengatakan, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Komisi IV DPRD KBB sudah berulangkali membahas dengan Dinas Pendidikan (Disdik), ditambah kondisi dilapangan banyak terjadi salah kaprah selain masih minimnya infrastruktur sekolah di daerah-daerah.

“Permasalahan utamanya yakni zonasi paling utama,” kata Amung, Senin.

Berkenaan problematika tersebut, dia menuturkan, DPRD KBB sempat menemui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dirjen Pendidikan Dasar untuk menyampaikan hasil reses dan aspirasi masyarakat.

“Karena banyak masyarakat itu yang menanyakan terkait zonasi,” katanya.

Diakui Amung, tujuan dari zonasi sebenarnya bagus supaya tidak ada sekolah favorit. Akan tetapi, kondisi di lapangan tidak semudah sebagaimana yang direncanakan, sebab masih banyak daerah yang belum mencukupi sekolah negerinya.

“Sekolahnya dikit tapi muridnya banyak,” ucapnya.

Setelah Komisi IV DPRD KBB melaksanakan rapat dengan dinas terkait, dia mendapati, banyak masyarakat yang salah dalam cara mendaftar. Orang yang berprestasi daftar ke jalur zonasi sementara orang zonasi daftar ke jalur prestasi.

“Karena ada empat jalur menurut keterangan dinas,” terangnya.

Adapun empat jalur tersebut yakni, jalur prestasi yang tidak mengenal zonasi, jalur afirmasi, jalur zonasi, serta jalur perpindahan orang tua.

Ditegaskan Amung, jika ada wacana dari DPRD Jabar untuk menghapus jalur zonasi, pihaknya sangat setuju sistem tersebut dihapuskan.

“Sangat-sangat setuju kalau secara pribadi. Kalau kelembagaan saya belum diskusi. Tapi kalau secara pribadi sangat setuju karena aspirasi dari konstituen,” ujarnya.

Terkait masa depan pendidikan, dia menuturkan, saat ini Dinas Pendidikan sudah sangat terbuka, semua orang bisa mengakses.

“Tujuan utamanya yang penting bagaimana tuan rumah bisa sekolah yang diinginkan masing-masing dan tidak membebani orang tua,” pungkasnya.

Tags: #dprd kbb#kabupaten bandung baratDisdik kbbKomisi IV dprd kbbppdb 2024sistem zonasi
Previous Post

Peringati Hari Pendidikan Nasional, Warga Sambut Bacalonkada KBB Pamriadi dengan Meriah

Next Post

Badjoe Zilineal KBB Dukung Asep Sodikin Maju di Pilkada 2024

Hendry Nasir

Next Post
Badjoe Zilineal KBB Dukung Asep Sodikin Maju di Pilkada 2024

Badjoe Zilineal KBB Dukung Asep Sodikin Maju di Pilkada 2024

Please login to join discussion
Bandung Barat Pos

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In