• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Jumat, 17 April, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Kasus ASN Jadi Alarm, Sandy: Penguatan Spiritual dan Akhlak Jadi Kunci Perbaikan Birokrasi KBB

by Hendry Nasir
10 September 2025
in Headline, Info KBB, Politik
Reading Time: 1 min read
Biaya MCU di RSUD KBB Memberatkan Calon PPPK, Ini Kata Ketua Komisi I
0
SHARES
41
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

NGAMPRAH,BBPOS- Kasus dugaan asusila yang menjerat salah seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuai keprihatinan dari Komisi I DPRD KBB.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, Sandi, mengaku sedih sekaligus kecewa atas peristiwa yang mencoreng citra birokrasi.

“Saya merasa sedih dan kecewa kejadian ini menimpa lingkungan ASN. Ke depan kita harus terus berbenah, untuk pendidikan dan pelayanan yang lebih baik lagi,” kata Sandi, Rabu (10/9).

Ia menegaskan, disiplin merupakan kunci utama perbaikan pelayanan publik. Karena itu, kelembagaan pemerintahan dituntut untuk mempertegas aturan terkait kedisiplinan, agar kasus serupa tidak terulang.

Disingung terkait rekrutmen ASN, Sandi menilai sistem yang berjalan selama ini sudah cukup baik. Namun, persoalan moral dan karakter ASN tetap kembali pada diri masing-masing.

“Kalau rekrutmen sudah lumayan baik. Tetapi ini dikembalikan lagi terhadap karakter dan moral seseorang. Ke depan saya mendorong agar pembinaan kerohanian juga ditingkatkan, karena mental dan spiritual harus seimbang,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan dan pelatihan yang difasilitasi oleh BKPSDM memang sudah berjalan. Tetapi, aspek moral tetap harus menjadi perhatian serius.

“Makanya ASN harus sadar diri dan sadar posisi. Apalagi kasus ini, saya ngeri,” kata Sandi.

Ia juga mendorong Pemkab KBB untuk membangun kultur birokrasi yang berlandaskan spiritualitas, sejalan dengan visi-misi Bupati Jeje Ritchie Ismail.

“Harus ditanamkan karakter ASN yang berakhlak dan berbudi pekerti baik. Itu akan saya dukung penuh,” tegasnya.

Terkait langkah ke depan, Sandi menyebut pihaknya telah berkomunikasi dengan BKPSDM. Ia mengakui adanya kelengahan sehingga kasus ini bisa terjadi.

“Ya, jujur kita kecolongan karena sama sekali tidak menyangka. Ini sudah sangat merusak citra, apalagi polisi juga sudah menetapkan status hukum,” pungkasnya.

Tags: #dprd kbb#kabupaten bandung barat#pemda bandung baratBKPSDMBupati Bandung BaratDinas tenaga kerja kbbJeje Ritchie Ismailkasus asusila DRketua komisi 1 Sandy
Previous Post

Janji Bupati Jeje Direalisasikan, Jalan Mekarwangi Dibangun Mulus

Next Post

Eselon II Pemkab Bandung Barat Siap Bergeser, Bupati Jeje Pimpin Rotasi-Mutasi

Hendry Nasir

Next Post

Eselon II Pemkab Bandung Barat Siap Bergeser, Bupati Jeje Pimpin Rotasi-Mutasi

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version