PADALARANG,BBPOS- Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail meninjau langsung proses pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Bandung Barat, Jalan Raya Padalarang-Purwakarta, Rabu (27/5/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat, higienis, dan aman bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Jeje didampingi istrinya, Syahnaz Sadiqah, serta Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail. Mereka juga berdialog dengan petugas RPH dan mengecek kondisi hewan kurban sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Jeje mengatakan, Idul Adha menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi seperti ini harus terus dijaga,” kata Jeje.
Ia menegaskan, proses pemotongan hewan kurban harus dilakukan sesuai prosedur agar daging yang dibagikan tetap sehat dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur, mulai dari penyembelihan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Bandung Barat, Wiwin Aprianti, menyebutkan jumlah hewan kurban yang dipotong di RPH KBB tahun ini mencapai 60 ekor sapi.
Menurut Wiwin, seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan tim kesehatan hewan sebelum disembelih untuk memastikan bebas penyakit dan memenuhi syarat kurban.
“Tahun ini ada sekitar 60 ekor sapi yang dipotong di RPH KBB. Sebelum disembelih, seluruh hewan terlebih dahulu diperiksa kesehatannya,” katanya.
Ia menambahkan, salah satu hewan kurban yang dipotong merupakan milik Jeje Ritchie Ismail, yakni sapi jenis Friesian Holstein dengan bobot lebih dari satu ton.
“Kami juga terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi daging kurban agar penyalurannya berjalan baik, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.


