PADALARANG,BBPOS- Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, melepas keberangkatan pemudik dalam program mudik gratis di kawasan X Giant Kota Baru Parahyangan, Rabu (16/3/2026).
Program ini kembali digelar untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman pada momentum Lebaran.
Pada tahun ini, jumlah armada mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya tersedia dua armada, kini bertambah menjadi tiga armada dengan total sekitar 150 pemudik yang diberangkatkan menuju Solo dan Yogyakarta.
“Alhamdulillah, tahun ini ada penambahan armada. Dari sebelumnya dua, sekarang menjadi tiga armada dengan total sekitar 150 orang pemudik. Tujuannya ke Solo dan juga Yogyakarta,” ujar Jeje.
Ia menjelaskan, program mudik gratis ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas saat arus mudik. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan penggunaan kendaraan pribadi dapat ditekan.
“Ini juga sebagai upaya mengurangi kemacetan di jalan raya, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi ini sudah menjadi tradisi tahunan yang sangat dinantikan,” katanya.
Selain menyediakan transportasi, penyelenggara juga menyiapkan kebutuhan selama perjalanan, termasuk konsumsi bagi para pemudik agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
“Para pemudik juga kita siapkan kebutuhan di perjalanan, termasuk untuk makan. Jadi mereka bisa lebih tenang dan nyaman sampai tujuan,” tambahnya.
Ke depan, Jeje berharap program ini dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah armada maupun frekuensi keberangkatan. Ia bahkan menargetkan, jika memungkinkan, pemberangkatan dapat dilakukan hingga beberapa gelombang.
“Harapannya ke depan bisa kita tambah lagi, bahkan kalau memungkinkan bisa sampai tiga kali pemberangkatan. Karena masih banyak warga Bandung Barat yang membutuhkan fasilitas mudik gratis,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya menghadirkan armada yang aman, nyaman, dan layak, sehingga perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lancar dan menyenangkan.
“Yang terpenting, kita ingin membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memastikan mereka bisa mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan bersama keluarga,” pungkasnya.
Sementara itu, salah seorang pemudik, Mahpudin (50), warga Ngamprah, mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Ia bersama keluarga dapat pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi.
“Terima kasih kepada Bupati Bandung Barat yang telah memfasilitasi program ini. Mudah-mudahan program ini terus berlanjut,” katanya.


