• Login
  • Register
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
Minggu, 3 Mei, 2026
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa
No Result
View All Result
Tulis
Bandung Barat Pos
No Result
View All Result
  • Info KBB
  • Sosial
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Opini
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Seputar Desa

Anggota DPRD Jabar Tolak Anggaran Pendidikan Dipotong

by Suwitno Gimnastiar
28 Oktober 2022
in Ekonomi, Headline, Info KBB
Reading Time: 1 min read
Anggota DPRD Jabar Tolak Anggaran Pendidikan Dipotong
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

CIPATAT,BBPOS,- Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Bara Abdul Hadi Wijaya mengaku kecewa terkait rencana pengurangan anggaran hibah Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) untuk siswa Madrasah Aliyah (MA) dengan nilai sekitar Rp100 miliar.

Diketahui, Pemprov Jawa Barat rencananya akan mencoret anggaran BPMU dari daftar APBD Tahun Anggaran 2022.

Menurutnya, jika hal itu benar tejadi, tentunya bisa menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan mengingat bantuan sangat dibutuhkan dalam memenuhi biaya operasional.

“Harusnya ditambah bukan dikurangi, dan jika benar terjadi itu bisa jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan,” kata Abdul Hadi kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).

Ia merinci, pengurangan bantuan BPMU dari asalnya Rp700.000 per siswa setiap tahun menjadi Rp600.000. Sementara penerima bantuan itu totalnya ada sekitar 1,4 juta siswa di Madrasah Aliyah (MA) negeri dan swasta, serta SMK, SMA, dan SLB swasta.

Politisi dari Fraksi PKS ini menilai, bantuan pendidikan itu sangat vital sehingga sebaiknya tidak dilakukan pemotongan. Urgensi dan prioritasnya sangat jelas, itu untuk sektor pendidikan. Jangan sampai mengorbankan anggaran pendidikan hanya demi dialihkan ke sektor lain yang tidak terlalu urgen.

Komisi V DPRD Jabar akan coba mempertahankan agar BPMU Rp700.000 per tahun tidak dikurangi. Itu untuk menjamin warga tidak mampu bisa mendapatkan pendidikan gratis di sekolah swasta yang kewenangannya ada di Pemprov Jabar. Semoga pertimbangan itu jadi perhatian Banggar DPRD Jabar dan pihak eksekutif (gubernur).

“Pemprov memang sedang memprioritaskan pembangunan alun-alun, Masjid Aljabar, dan yang lainnya. Semoga tidak memangkas anggaran pendidikan, masa bantuan ke BUMD mencapai Rp261 miliar, tapi buat pendidikan dikurangi,” tutupnya.

Tags: anggaran pendidikanAnggota dprd provinsi jabarBPMUFraksi PKSRidwan Kamil
Previous Post

Warga di Dua Desa Ancam Tak Nyoblos di 2024 Jika Tuntutan Tak Dipenuhi

Next Post

AHY- Anies Cocok Jadi Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Suwitno Gimnastiar

Next Post

AHY- Anies Cocok Jadi Pasangan Ideal di Pilpres 2024

Please login to join discussion

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

  • Home
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami

© PT. Bandung Barat Media | Bandung Barat Pos

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Exit mobile version