Forkompimda KBB Kompak Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Pengunjung sedang mengambil gambar burung langka, di Lembang Park and Zoo. Senin (15/2), Foto:BBPOS/He dri

PADALARANG, BBPOS- Kepolisian Resor (Polres) Cimahi bakal tetap melakukan pengawasan ketat di area wisata pada penerapan PPKM Level 3. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 lantaran adanya peningkatan mobiltas masyarakat.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya tetap menerapkan ganjil genap di sejumlah kawasan yang ditenggarai menjadi tujuan pelancong datang ke wilayahnya.

“Seperti biasa Jumat sampai Minggu kita terapkan ganjil genap di kawasan wisata Lembang. Selain itu, di Padalarang pun kita terapkan kebijakan yang sama,”katanya, Kamis (16/9).

Ia menambahkan, pihaknya bakal tetap mengawasi, memantau serta mengatur agar pergerakan masyarakat tetap terkendali dengan baik. Dengan begitu, potensi lonjakan kasus Covid-19 dapat ditekan.

“Alhamdulillah saat ini, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat masih berada pada Level 3. Di jajaran Forkopimda terus berupaya agar wilayah kita bisa berada di level 2,” katanya.

Imron mengimbau, kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan disiplin. Selain itu, pihaknya pun mengingatkan agar masyarakat tetap menggunakan aplikasi Peduli Lindungi saat berwisata.

“Kami pun memohonkan maaf apabila perjalanan anda terganggu karena adanya kebijakan ganjil genap yang diterapkan saat ini,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, masyarakat untuk tidak lengah dan bereuforia berlebihan di tengah menurunnya tren kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat.

“Alhamdulillah atas kerjasama semua pihak termasuk masyarakat yang senantiasa mengikuti kebijakan dan arahan pemerintah, saat ini kasus positif Covid-19 aktif di wilayah kita tinggal 56 orang,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Bandung Barat pun hingga saat ini terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai herd immunity pada akhir Desember 2021 mendatang.

“Saat ini kami tengah menyiapkan skema vaksinasi Covid-19 dalam 30 hari satu juta dosis vaksin tersampaikan. Kita pun berharap ini menjadi ikhtiar bersama di masa pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Hengky mengimbau, masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik. Dengan begitu, upaya bersama dalam menanganinya pandemi ini berjalan efektif.

“Tentunya saya tidak akan pernah lelah untuk terus mengingatkan terhadap pentingnya menerapkan 5 M. Terutama menggunakan masker, apalagi saat ini varian baru Covid-19 MU telah masuk Indonesia,” pungkasnya.