444 Orang Terjaring Operasi di Pos Penyekatan, 2 Pemudik Reaktif Covid-19

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KBB, melakukan rapid tes antigen kepada pengunjung di sejumlah Objek Wisata di Lembang, Kamis (31/12). Foto: Suwitno/BBPOS

NGAMPRAH, BBPOS -Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes KBB, Wishnu Pramulo Ady menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan sejak tanggal 7 Mei 2021 tersebut didapati dua orang yang reaktif.

Sebanyak 444 orangĀ  (pemudik) asal luar daerah yang terjaring operasi di Pos Penyekatan Padalarang dan Grafika Cikole hingga tanggal 16 Mei 2021 menjalani rapidtes. Dua orang diantaranya menunjukkan hasil reaktif.

“Satu orang ditemukan di Pos Penyekatan Padalarang pada tanggal 11 Mei 2021 dan pada waktu yang sama ditemukan juga satu orang yang reaktif di Pos Grafika Cikole,” katanya ditemui BBPOS, Senin (17/5).

Ia menambahkan, keduanya merupakan pemudik asal Jakarta yang hendak masuk wilayah Kabupaten Bandung Barat. Selanjutnya, satu orang yang dinyatakan reaktif dilakukan putar balik.

“Untuk satu orang lagi sempat menginap di Hotel Mercure dan dilakukan isolasi di sana dan ditangani oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung,” katanya.

Wishnu menyebut, pihaknya mengerahkan seluruh tenaga kesehatan yang berasal dari 32 Puskesmas yang ada di wilayahnya. Dengan begitu, rangkaian kegiatan pengetatan protokol kesehatan Covid-19 berjalan optimal.

“Alhamdulillah sejauh ini, masyarakat yang hendak diperiksa sangat kooperatif dengan petugas di lapangan,” pungkasnya.

Sementara itu, pada pembukaan kawasan wisata di Kabupaten Bandung Barat pihaknya juga telah melakukan rapidtes terhadap 44 pengunjung dengan hasil negatif.

“Kita kemarin melakukan tes acak terhadap wisatawan di Farmhouse Lembang dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” katanya.