Save The Children Salurkan Bantuan Bagi Siswa Tak Mampu

NGAMPRAH, BBPOS-  Save The Children (STC) memberikan bantuan kepada sejumlah sekolah yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi kurang mampu di Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan terutama saat pandemi Covid-19 ini masih berlangsung.

Kepala SMPN 2 Ngamprah, Agus Samsu Permana mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu dalam meringankan beban orang tua siswa yang terdampak pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan ini dapat digunakan untuk membeli keperluan siswa. Termasuk dalam hal mendukung kegiatan belajar mengajar secara daring, ” katanya, Jumat (19/3).

Ia menambahkan, bantuan yang diterima diperuntukkan bagi siswa berprestasi yang kurang beruntung dari segi ekonomi, dan terdampak pandemi Covid-19.

“Untuk kesekian kalinya, STC membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan siswa. Semoga bantuan ini dapat menambah semangat belajar anak-anak,” katanya.

Ia menyebut, pihak sekolah menyeleksi penerima bantuan dengan sejumlah kriteria yang ketat. Hal itu dilakukan agar bantuan tersebut tepat sasaran dengan kuota penerima yang terbatas.

“Kita menyeleksi agar penerima bantuan benar-benar siswa yang membutuhkan,” katanya.

Project Officer HBCC (Hygiene Behaviour Coalition Change) STC KBB, Setio menjelaskan, dengan kegiatan bantu belajar ini diharapkan memberikan banyak manfaat bagi siswa maupun orang tua.

“Ini salah satu upaya HBCC dalam membantu kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini bermnfaat,” katanya.

Salah satu orang tua siswa, Rumini mengatakan, bantuan sebesar Rp435 ribu itu akan digunakan untuk membeli kuota selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih berlangsung.

“Lumayan kan untuk meringankan beban ekonomi kami yang cukup sulit selama pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Selain itu, rencananya uang tersebut juga akan dibelikan perlengkapan sekolah seperti baju seragam, tas, buku dan penunjang pembelajaran tatap muka nanti.

“Persiapan juga buat pembelajaran tatap muka nanti kalau sudah dimulai lagi,” pungkasnya.