Pendamping PKH Diminta Terapkan Prokes Saat Bertugas

Ngamprah, BBPOS – Ratusan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat memberikan bantuan kepala Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzilli dalam kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung HBS Cimareme, Kecamatan Ngamprah, KBB, Selasa (16/2/2021).

“Kita berharap kader PKH mematuhi prokes COVID-19 dalam memberikan pelayanan dan menjalankan tugasnya dalam mendampingi para penerima manfaat,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, selain harus menerapkan prokes, para kader PKH pun diminta inisiatif menggerakan para penerima manfaat agar disiplin terhadap aturan yang diberlakukan oleh pemerintah.

Tujuannya kata Ace untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga kegiatan perekonomian, sosial, dan budaya bisa kembali pulih.

“Selalu mengingatkan soal 3M, saya harap terus mengingatkan pentingnya disiplin menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bandung Barat saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro selama dua pekan, hingga 28 Februari mendatang.

Penerapan PPKM ini lantaran masih tingginya kasus COVID-19 di Bandung Barat. Hal itu memaksa Pemda KBB untuk kembali menerapkan pembatasan aktivitas masyarakat.

Selama PPKM berbasis Mikro, warga Bandung Barat diimbau tetap beraktivitas di rumah serta membatasi kegiatan yang mengundang kerumunan.