RSJ Cisarua Siapkan Kampung Walagri, Bisa Pulihkan ODGJ

Cisarua, BBPOS – Kampung Walagri Rumah Sakit Jiwa (RSJ), KBB, merupakan wahana layanan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) mandiri untuk memberikan pelayanan kesehatan jiwa berbasis pemulihan bagi penderita gangguan kejiwaan.

Direktur Utama RSJ Jabar, Elly Marliani mengungkapkan, Kampung Walagri salah satu program unggulan RSJ Cisarua untuk mengembalikan kepercayaan diri ODGJ dalam layanan khusus.

Dinamakan ‘Kampung Walagri’, program ini pertama kali diluncurkan Oktober 2019 dan sudah meluluskan dua orang. Kampung Walagri atau wahana layanan ODGJ mandiri adalah program pelayanan bagi pasien penderita gangguan jiwa.

“RSJ itu melakukan suatu penatalaksanaan komperhenship untuk pemuliham dengan menurunkan gejala, sampai mereka pulih,” ujar Elly di RSJ Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (26/11/2020).

Menurut dia, program tersebut terdapat lima bagian untuk memulihkan ODGJ, salah satunya, pemulihan klinis, pemulihan fisik, pemulihan eksistensi, keempat pemulihan sosial dan kelima pemulihan fungsi.

Untuk pemulihan fungsi, sebelum pasien dikembalikan ke keluarganya terlebih dahulu diberikan pembekalan tentang berbagai hal keterampilan sesuai dengan kebiasaan kesehariannya.

“Misalnya dia itu, asalnya ibu rumah tangga (diberikan pembekalan) menjadi ibu rumah tangga lagi. Kita berikan pelatihan misalnya dengan tata boga atau merias diri. Nah itu kita lakukan pemulihan fungsi,” jelasnya.

Masa pemulihan fungsi ini, tidak semua pasien diberikan pembekalan yang sama. Namun sesuai dengan kebiasaan dan kompetensi pasien masing-masing.

Tercacat pasien yang masuk pada program Kampung Walagri sejak tahun 2019 hingga sekarang berjumlah 18 orang, sudah pulih 12 orang dan 6 orang masih mengikuti program tersebut.

“Jadi disini tidak dipaksa. Jadi senangnya mereka, kita arahkan mereka kepada kesukaan mereka,” ucapnya lagi.

Untuk memberikan pembekalan tersebut pihak RSJ memberdayakan petugas yang ada seperti dokter, perawat serta instruktur senam dan seni. Meski demikian, para petugas tersebut dipandang profesional.

Sementara untuk bidang pertanian, pihaknya menggandeng Gapoktan. “Kami menyewakan (lahan) dan mereka bekerja disini. Dan para ODGJ, menjadi bagian dari Gapoktan,” tandas Elly.