Dibiarkan Rusak, Akhirnya PJU Menimpa Angkutan Umum di Cikalongwetan

Cikalong,BBPOS- Satu unit Angkutan Umum Jurusan Cikalong-Cipeundeuy dengan nopol D 1964 UZ tertimpa tiang PJU, di Desa Rende, Cikalongwetan.

Akibatnya, mobil tersebut rusak parah dan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan kendaraan. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Diduga tiang fondasi PJU tersebut lapuk lantaran sebelumnya sempat terhantam kendaraan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) beberapa waktu lalu.

Pemilik mobil, firman menjelaskan, kejadian naas tersebut terjadi pada Minggu (15/11/2020) malam sekitar pukul 19.00 WIB saat menuju Cikalongwetan dari Cipeundeuy.

“Alhamdulillah pas kejadian mobil saya kosong sehingga tidak ada korban jiwa, hanya saja mobil saya rusak berat,” katanya pada BBPOS, Senin (16/11/2020).

Firman mengaku bingung meminta pertanggungjawaban kepada siapa. Pasalnya, dinas terkait mengklaim hal itu bukan kalalaiannya.

“itu kan PJU yang punya Pemda KBB meskipun ini musibah dirinya berharap ada ganti rugi dari pihak Pemkab,” katanya.

Sementara itu, salahsatu warga setempat, Asep (34) mengatakan, dua hari sebelumnya atau hari Jumat lalu kondisi PJU tersebut terlihat miring dan nyaris rubuh.

“Awal mulanya kesenggol mobil proyek KCIC terus kita langsung melapor ke dinas bahwa PJU mau roboh yang di hawatirkan menimpa ke pengadara, tapi dinas tidak respon sama sekali yang akhirnya roboh menimpa angkot,” ujarnya

Ia menyebut, PJU yang ada di sepanjang jalur Cikalongwetan terdapat beberapa yang kondisinya hampir sama (nyaris rubuh). Selain itu, kondisinya diperparah dengan lampu PJU yang tidak berfungsi.

“Kalu malam penerangan PJU lampunya pada mati semua ditambah jalan arah cipenduy rusak berat dikhawtirkan menelan korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Teknik dan Prasarana Dishub KBB, Fauzan Aziman menyebut, pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan pihak KCIC terkait kerusakan PJU di wilayah Cikalongwetan

“Kita masih koordinasi dengan pihak KCIC dan meminta pertanggung jawaban dari pihak KCIC,” katanya.