Dongkrak Ekonomi, Heri: Karang Taruna Harus Jadi Pelopor Pembangunan Desa

Ngamprah, BBPOS – Ketua Karang Taruna (Katar) Kecamatan Ngamprah, KBB mengajak pemuda untuk menggali potensi Desa. Hal itu bertujuan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Ketua Katar Kecamatan Ngamprah, Heri Ebbo, Ngamprah memiliki curug Cimanggu, pertanian dan perternakan. Sehingga ke depannya pemuda diharapkan dapat memanfaatkan potensi daerah.

“Saya sudah merancang beberaa program kegiatan bagi pemuda di wilayah Kecamatan Ngamprah, ke depannya potensi itu dapat dikelola oleh karang taruna dan ini menjadi aset untuk menghidupkan perekonomian warga sekitar,” kata Heri Ebbo Kepada BBPOS, Selasa (27/10/2020)

Ia mengatakan Karang Tarunan Kecamatan Ngamprah juga diminta bekerja sama dengan lembaga pemerintahan, hal tersebut bertujuan untuk melakukan penguatan dan peningkatan pemuda dalam pelaksanaan pembangunan di desa.

Selain itu, pihaknya pun mengarahkan anggota karang taruna untuk berwirausaha menggali potensi melalui program pariwisata, pertanian, peternakan dan juga perdagangan.

“Tujuannya adalah meningkatkan daya tawar dan membangun sistem informasi potensi kreatif desa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Katar Kabupaten Bandung Barat (KBB) Ujro menyampaikan terimakasih atas perhatian serius dari Heri Ebbo terhadap pemuda di di wilayah Kecamatan Ngamprah.

Menurut Ujro, kegiatan tersebut sangat penting bagaimana memerankan masyarakat berperan aktif dalam pembangunan.

“Jadi antara Desa dan karang taruna harus bersinergi dan karang taruna juga harus masif untuk melakukan interaksi dengan pemerintahan desa maupun kecamatan,” kata dia.

Terkait program yang akan dilaksanakan oleh Ketua kecamatan Ngamprah Terpilih, diharapkan juga untuk melihat kondisi masyarakat, sehingga program yang dilaksanakan merupakan program yang optimis dan realistis.

Ia sangat mendukung adanya upaya untuk mendorong kemandirian pada pemuda, sehingga pemuda mencintai wilayahnya sendiri.

“Pelatihan dasar juga perlu dilakukan, tanpa adanya pelatihan program itu sulit di raih, diharapkan mereka harus diberikan modal-modal dasar bagaimana menggali potensi di wilayah,” pungkasnya.