ASN Positif Corona, Dewan Minta Pemkab Bandung Barat Berlakukan WFH

NGAMPRAH,BBPOS- Panitia Kerja (Panja) DPRD KBB percepatan penanganan COVID-19 meminta Pemkab Bandung Barat fokus memutus mata rantai Covid-19 di lingkup pemerintahan.

Bagja mengatakan, setelah Dua ASN terkomfirmasi Covid-19 pemkab KBB harus memberlakukan lagi Kebijakan untuk Apartur Sipil Negara (ASN) bekerja di rumah Work From Home (WFH). Samapi 50 persen Guna meminimalisir penyebaran virus Corona.

“Ada beberapa kriteria pegawai di lingkungan Pemerintah Bandung barat yang disarankan bekerja dari rumah,” ujar Bagja saat dihubungi, Selasa (11/8).

Bagja menjelaskan, pegawai yang disarankan bekerja dari rumah adalah pegawai yang berusia di atas 50 tahun, pegawai yang memiliki penyakit bawaan atau comobid, seperti asma, diabet, dan jantung.

Kemudian, pegawai yang domisilinya di luar KBB dan merupakan zona merah agar bekerja dari rumah.

“Langkah-langkah tersebut dilakukan, guna menekan penyebaran COVID-19 di KBB, khususnya di lingkungan pegawai Pemerintah pemkab Bandung barat” katanya.

Semantara itu Hernawan kepala dinas kesehatan mengatakan, Dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) (KBB), dinyatakan positif hasil swab Covid-19, pekan lalu. Mereka terpapar Covid-19 dari klaster Gedung Sate Provinsi Jawa Barat.

“Iya, ada dua orang ASN dari Dispernakan yang positif. Yang terakhir dinyatakan positif, saat ini keduanya tengah menjalani isolasi mandiri.”kata hernawan

Pihaknya kemudian melakukan tracking. Secara bertahap, seluruh karyawan Dispernakan menjalani swab tes. Untuk tahap pertama dari ASN yang kontak dengan C, hasil swabnya dinyatakan negatif.

Ia mengimbau kepada seluruh ASN yang berada di lingkup perkantoran Pemda Bandung Barat agar senantiasa berhati-hati. Senantiasa mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tetap menggunakan masker baik dalam ruangan maupun di luar ruangan serta mencuci tangan dengan menggunakan sabun dari air yang mengalir. Menjaga jarak (social distancing) serta menghindari kerumunan.

Diketahui, saat ini kasus positif COVID-19 di KBB berjumlah 104 kasus, dengan rincian 78 orang sembuh dan 5 orang meninggal