Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban

Pandemi Covid-19 tak pengaruhi penjualan hewan kurban terutama di pasar domba Padalarang, Selasa Foto:BBPOS/Suwitno

Padalarang, BBPOS – Kendati pada masa pandemi COVID-19, penjualan hewan kurban menjelang Idul Adha 1441 H masih relatif normal.

Ajid (50) salah satu pedagang hewan kurban di Pasar Domba Padalarang mengaku meski dalam situasi pandemi tidak berpengaruh pada penjualan, jumlahnya tetap sama dengan tahun lalu.

“Paling yang mengeluh itu para penjual di luar pasar hewan. Kalo di pasar hewan masih tetap sama dengan tahun lalu,” ujar dia, Selasa (21/7).

Ajid mengatakan, dalam penjualannya pun Ia tidak menurunkan jumlah persedian hewan kurban. Hal itu dilakukan untuk menyesuaikan kabutuhan pembeli yang terkadang membeli hewan kurban beberapa hari atau jelang Idul Adha.

Untuk harga per ekornya pun kata dia variatif, tergantung kondisi badan kambing atau domba yang dipilih pembeli.

“Sekitar Rp 2,5 juta. Tergantung ukuran. Paling murah segitu, paling mahal Rp 3 jutaan,” kata Ajid.

Sejak Ajid membuka lapaknya pada 14 Juli 2020, setidaknya sudah ada 5 ekor kambing yang dipesan oleh pembeli.

Biasanya pembeli langsung membawa atau dititipkan terlebih dahulu dilapak dengan ditandai agar tidak tertukar dengan kambing yang belum dibeli.

“Alhamdulillah konsumen ada saja, paling yang beli suka dititipkan dulu. Sudah mendekati Idul Adha baru diantar ke pemesan,” tandas dia.

Sebelumnya, untuk memastikan hewan kurban layak dipasarkan, Disnakan KBB melakukan pemeriksaan di setiap tempat penjualan hewan tersebut.

“Kita akan memastikan bahwa hewan kurban layak dikonsumsi dan kesehatannya terjamin,”kata Kadisnakan KBB, Undang Husni Thamrin, beberapa waktu lalu.