Legislator Jangan Sampai Ada Klaster Baru di KBB

Ketua Fraksi Nasdem Pembangunan Indonesia (NPI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KBB, Didin Rahmat. Foto: dok/BBPOS

Ngamprah,BBPOS – Pemkab Bandung Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terkait potensi penyebaran COVID-19 di pasar tradisional dan modern.

Pasalnya, pemberlakuan kebijakan “new normal” jangan sampai mengesampingkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19.

Ketua Fraksi Nasdem Pembangunan Indonesia (NPI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Didin Rahmat mengatakan, Pemkab Bandung Barat harus selalu mengedepankan langkah antisipatif guna mengurangi terjadi Klaster baru di KBB.

“Pelaksanaan new normal atau adaptasi kehidupan baru (AKB), terutama Disperindag harus meningkatkan kewaspadaan,”katanya, Senin (1/6/2020).

Didin menyebut, semua pihak harus mengambil hikmah penyebaran COVID-19 yang terjadi di Pasar Antri, Kota Cimahi beberapa waktu lalu.

“Disperindag KBB agar mengwasinya dengan ketat agar pelaksanaannya sesuai protokol kesehatan, contoh terjadi kluster baru di pasar antri cimahi,”katanya.

Didin menyarankan, dinas terkait untuk menggandeng pemerintah desa setempat untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19 di pasar tradisional.

“Sebaiknya Disperindag KBB menggandeng pemerintah desa yang memiliki pasar untuk mengawal pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di pasar, saya tidak mau KBB yang sudah zona biru Kembali menjadi zona kuning apalagi Merah”pungkasnya.