KBB “Keukeuh” Perpanjang PSBB, Pengawasan di 8 Desa Diperketat hingga Tingkat RT/RW

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Foto: BBPOS

NGAMPRAH,BBPOS- Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dengan tegas menyatakan penerapan PSBB di Kabupaten Bandung Barat diperpanjang dua pekan kedepan.

Umbara menjelaskan, PSBB parsial tersebut akan dilaksanakan di delapan desa yang terdiri dari tiga belas RW.

“PSBB parsial tahap tiga ini, kami lebih menukik dan fokus langsung ke setiap RW,” katanya, Selasa (19/5/2020).

Ia menambahkan, lokasi PSBB tersebut menyasar RW yang ditenggarai banyaknya warga yang terpapar Covid-19.

“Nantinya warga yang ke luar wilayah mereka, harus ada surat keterangan dari aparat setempat,”katanya.

Umbara menyebut, PSBB jilid dua dinilai lebih efektif dibandingkan pada penerapan PSBB pertama. Hal tersebut dibuktikan dengan menurunnya tingkat penyebaran Covid-19.

“Berdasarkan hasil evaluasi dari pihak provinsi, KBB masuk kepada zona biru, berarti hasilnya bagus,”katanya.

Namun demikian, sejauh ini pasar tradisional memang menjadi perhatian lebih. Pasalnya, lokasi tersebut banyak didatangi masyarakat.

“Apalagi sekarang mau lebaran, pasar penuh. Saya nitip pesan agar protokol kesehatan tetap dijalankan,”pungkasnya.