Surat Terbuka untuk Moch Galuh Fauzi

Arisandi, ketua tim pemenangan Iwan Ridwan. Foto:dok/BBPOS

SAUDARA galuh Fauzi yang saya cintai, Perkenalkan saya Arisandi sebagai ketua tim pemenangan bung Iwan Ridwan, sangat tersinggung dengan pernyataan anda dan menyakiti pemilihnya,umumnya masyarakat Cipatat.

Saudara katakan bahwa bung Iwan Ridwan sebagai anggota dewan sangat minim kinerja dan menyebutkan bung Iwan Ridwan namanya asing terdengar dimasyarakat, hanya akibat mengkritisi pencairan Dana KONI.

Saudara Galuh menjadi anggota Dewan itu
tidak mudah, anda pun merasakan susahnya mencari kepercayaan masyarakat. Sehingga anda menjadi Caleg gagal.

Maaf ini fakta,karena masyarakat Cipatat tahu mana dan siapa yang layak jadi wakilnya, pintar kerja bukan pintar bicara.

Jadi apa dasarnya menyatakan Bung Iwan miskin kerja?
kalau memang bung Iwan Ridwan seperti yang saudara sebutkan tersebut, saya yakin bung Iwan tidak akan duduk lagi di kursi DPRD di periode untuk yang ke tiga kalinya dan masyarakat tak akan memberikan kepercayaan terus.

Karena masyarakat Cipatat ingin Dewan yang mampu dan paham bekerja bukan pinter berkata kata.

saya sangat menyayangkan anda menyampaikan kalimat di atas. Saudara boleh mengkritisi dewan yang kami dukung tapi tidak tendensius seperti itu.

Kalau emang anda pengen terpilih sebagai anggota DPRD berbuat lah yang baik buat masyarakat kami,bukan dengan mengomentari dengan kalimat-kalimat yang tidak indah di dengar dan menyinggung kami.

Saya tidak mengerti hukum dan aturan penggunaan anggaran karena bukan kapasitas kami.

Kalau emang saudara telah gagal menjadi anggota Dewan dari dapil kami maapkanlah.

Sekarang terbukti untung kami tidak memilih saudara jadi wakil kami. Kalau kami punya wakil seperti saudara bukan bekerja tapi hanya main wacana.

Kalau saudara sekarang mengincar ingin menjadi bagian di lembaga pemerintahan dan sekarang anda merapatkan diri di pemerintah itu hak saudara.

Sikap saudara Lucu, kan anda bukan bagian pemerintah dan KONI ko anda yang reaktif.
Apakah ini upaya pembungkaman wakil rakyat dalam membela masyarakat?? melalui tangan-tangan lain.

Sebaiknya lakukan saja langkah politik saudara lebih santun. Ga usah membungkam wakil-wakil rakyat dengan mengatakan Dewan bicara karena miskin kerja biarkan wakil kami bicarakan apapun menyuarakan suara rakyat.

cek di lapangan apa yang sudah dilakukan Dewan dewan wakil kami. Tentunya Dewan terpilih akan terasa kinerjanya oleh masyarakat dibandingkan Caleg gagal.

Biarkan Dewan dewan terpilih bekerja sesuai tupoksinya.

Kalau anda mau dialog cukup dengan saya. Saya siap kapan pun,tentunya kaitan apa saja yang sudah dilakukan oleh Dewan dewan wakil kami, biar tidak Apriori.

Selama tiga periode jadi anggota dewan saya pegang data apa saja yang sudah dilakukan buat masyarakat kalau mau tahu mari ketemu akan saya buka semuanya.

Semoga saudara bisa paham karena sudah melukai masyarakat Cipatat yang sudah memilih Bung Iwan .