Berfoto di Hammock Cukup dengan Satu Pack Buku

Wisata adrenalin menaiki hammock diatas puncak Gunung Hawu, Desa Padalarang. Foto:bandungbaratpos.com/Hendra

Padalarang, BBPOS – Komunitas pegiat alam Vertical Ngaprax melakukan hal unik dalam melaksanakan kegiatan bakti sosial. Betapa tidak, para anggotanya melakukan penggalangan dana melalui fasilitas outbond yang disewakan kepada pengunjung.

Bertempat di Gunung Hawu, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Barat, para anggota vertical ngaprax menyediakan hammock diantara dua gunung batu yang berada di atas ketinggian.

Ada hal unik dalam kegiatan tersebut, biasanya pengunjung untuk menggunakan hammock maupun berfoto diantara gunung batu dikenakan biaya mulai Rp150 ribu hingga Rp250 ribu.

Namun untuk kali ini, pengunjung cukup dengan membawa satu pack buku tulis bisa mencoba sensasi berfoto di atas ketinggian. Selain buku, pengunjung juga dapat menyumbangkan berbagai peralatan sekolah seperti tas, seragam maupun sepatu.

Guna menjamin keamanan dan keselamatan para pengunjung, komunitas yang berdiri sejak 2016 lalu tersebut juga menyediakan tenaga medis. Hal itu dilakukan untuk memastikan si pengunjung tidak memiliki penyakit yang bisa memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua Vertical Ngaprax, Dicky Herdiana mengatakan, kagiatan bakti sosial tersebut merupakan program yang baru direalisasikan tahun ini. Padahal rencananya sudah sejak tiga tahun lalu.

“Bakti sosial baru dilaksanakan mulai hari ini, kita targetkan mengumpulkan 1000 pack buku tulis,” katanya pada BBPOS ssat ditemui di Gunung Hawu, Minggu (20/10/2019).

Ia menambahkan, bakti sosial yang rencananya akan menyasar daerah terpencil tersebut akan dilaksanakan usai peroleh buku tulis dan barang penunjang pendidikan terkumpul sesuai target.

“Setiap pekan kita ada, mangga yang mau nyumbang ditunggu. Cukup bawa buku tulis atau seragam,” katanya.

Dicky menyebut, tidak kurang dari 50 orang datang dan menyumbang pada hari pertama. Ia berharap, dermawan terus berdatangan sambil menikmati pemandangan dan wisata alam di Kabupaten Bandung Barat.

“Saya berharap kegiatan berjalan sukses sesuai rencana,” katanya. (Dra)