Disperindag KBB Pastikan Tidak Ada Daging Celeng Beredar

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Maman Sulaeman. Foto: Bandungbaratpos.com/Hendri

Padalarang, BBPOS – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melakukan pengawasan di seluruh pasar tradisional dan moderen terkait kualitas dan harga daging sapi menjelang hari raya idul fitri 1440 H.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Maman Sulaeman mengatakan, selain meningkatkan pengawasan terhadap harga, juga mengantisipasi peredaran daging celeng di pasaran.

“Menjelang hari raya kita akan turun terus ke pasar,” katanya kepada BBPOS di ruang kerjanya, Rabu (22/5/2019).

Ia menambahkan, pihaknya melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Bandung Barat, terus memantau dan mengawai kualitas dan harga seluruh kebutuhan pokok masyarakat salah satunya daging sapi.

“Setiap hari kita pantau kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasaran,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, UPT pasar masing-masing membawahi beberapa pasar yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Diantaranya adalah UPT Lembang membawahi pasar Panorama dan Cisarua.

“Dan UPT Padalarang membawahi Pasar Tagog, Pasar Rajamandala dan UPT Batujajar membawahi Pasar Batujajar, Sindangkerta dan Cililin,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Maman menjelaskan, hingga saat ini peredaran daging celeng di pasar tradisional di KBB tidak ada. Sedangkan kualitas daging sapi yang beredar juga terbilang bagus.

“Di KBB tidak ada daging celeng yang beredar, setiap hari kita pantau,” katanya.

Namun demikian, ia mengimbau kepada para pedagang untuk tidak mencoba berlaku curang kepada konsumen. Pasalnya, perbuatan tersebut selain merugikan diri sendiri juga akan merugikan orang lain.

“Kalau ada yang seperti itu, Satgas pangan kan bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan itu bisa dipidanakan,”pungkasnya. (Dra/Dry)