Pasca Bencana Pemda KBB Kerahkan Dua Alat Berat

Foto ilustrasi/Net

Cililin, BBPOS – Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan pasca bencana longsor yang menerjang Kampung Cicapeu, Desa Kidangpananjung, Kecamatan Cililin, pada Minggu (12/5/2019) lalu.

Seperti diketahui akibat bencana longsor tersebut akses jalan masyarakat sekitar terputus lantaran material longsor menutupi badan jalan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Dicky Maulana mengatakan, panjang jalan yang tertutup material tanah longsor kurang lebih sepanjang 1,7 km. Oleh sebab itu dua alat berat jenis PC40 sengaja didatangkan guna mempercepat proses pemulihan akses jalan pasca bencana.

“Kami datangkan dua alat berat dari PUPR KBB untuk bersihkan tanah longsoran yang menutup akses jalan, dijawdalkan pembersihan berlangsung selama 14 hari kedepan,” ujarnya belum lama ini melalui sambungan telepon, Minggu (19/5/2019).

Menurut Dicky, Dari panjang 1,7 km yang terkena dampak, terdapat beberapa titik jalan yang tertimbun. Untuk itu, pihaknya menargetkan 2 minggu pembersihan beres agar masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa.

“Kami datangkan dua alat berat dari PUPR KBB untuk bersihkan tanah longsoran yang menutup akses jalan, dijawdalkan pembersihan berlangsung selama 14 hari kedepan,” katanya.

Masih kata Dicky, selain alat berat, pihaknya juga menyediakan perlengkapan tidur seperti bantal dan selimut bagi para pengungsi.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi para pengungsi pihaknya juga menyediakan dapur umum. Selain itu Paket logistik tanggap darurat seperti pakaian, tenda dan sembilan kebutuhan bahan pokok juga diberikan kepada korban bencana alam .

“Selain makanan untuk pengungsi, kami juga kirim perlengkapan tidur, selimut sama kasur lipat. Intinya kami telah siapkan perlengkapan tidurnya,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan petugas Tagana KBB, Soleh, menurutnya setelah ditetapkan status tanggap darurat. BPBD dan Dinsos KBB membuka dapur umum untuk menyiapkan sebanyak 250 porsi makanan bagi warga terdampak longsor setiap hari.

“Dalam menyiapkan makanan kami satu regu terdiri atas 10 orang dibantu juga sama ibu-ibu pengungsi, berganti saling membantu. Makanan yang disediakan memenuhi empat sehat lima sempurna untuk total 230 pengungsi yang ada disini,” pungkasnya.(Wit)