Komisi II DPRD KBB Suntik Dana Rp 300 Juta Kawasan Wisata Burangrang Selatan

Cikalongwetan, BBPOS – Guna meningkatkan kunjungan wisata ke kaki gunung Burangrang wilayah selatan, Komisi II DPRD KBB berencana memperjuangkan anggaran untuk perbaikan insfrastruktur senilai Rp 300 juta.

Dua objek wisata yang berada di kawasan tersebut yakni Bukit Senyum dan Danau Lembang memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Terbukti, jika akhir pekan tiba kunjungan wisata bisa mencapai 2000 orang.

Wakil Ketua DPRD KBB Fraksi Golkar, Sunarya Erawan mengatakan, rencana pembangunan infrastruktur di Bukit Senyum dan Danau Lembang telah masuk dalam Daftar Pengguna Anggaran (DPA) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada anggaran perubahan 2019 dan anggaran murni 2020.

“Kita sudah rencanakan itu dengan pertimbangan melihat potensi pariwisata yang mesti dikembangkan di KBB,” ujar Wakil Ketua DPRD KBB Fraksi Golkar, Sunarya Erawan saat kunjungan kerja Komisi II bersama Dinas Periwisata dan Kebudayaan juga Dinas Perkebunanan dan Kehutanan KBB ke objek wisata tersebut, Kamis (11/4/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, anggaran sebesar Rp 300 juta tersebut diperuntukan untuk perbaikan jalan sepanjang 500 meter dengan nilai sekitar 200 juta. Pasalnya, kondisi jalan ke area wisata dirasa kurang memadai.

Sementara itu, Rp 100 juta dianggarkan untuk perbaikan gazebo yang berada di dalam area kawasan wisata. Hal tersebut guna menambah tingkat kenyamanan bagi wisatawan yang datang.

Untuk saat ini, kata Sunarya, pemasukan dari tiket sebesar Rp 15.000 per orang belum masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD), lantaran pengelolaannya dilakukan oleh Pemerintah Desa setempat.

“Pengelolaan saat ini masih dilakukan oleh desa setempat jadi pendapatannya untuk desa,” katanya.

Ia berharap, dengan dibangunnya insfrastruktur yang lebih memadai, menjadi daya tarik lebih bagi pengunjung yang datang. Lebih jauh dari itu, kawasan wisata yang selama ini kurang terekspos kedepannya menjadi kawasan wisata yang lebih digandrungi wisatawan.

“Anggaran itu mudah-mudahan bisa menjadi menyemangat pariwisata di KBB yang belum terpublikasikan ke luar,” tandasnya. (***)