AA Umbara Kecewa Kepada Pengusaha Pariwisata KBB, Apa Penyebabnya?

Lembang, BBPOS – Kendati sudah diundang secara resmi oleh Pemda Kabupaten Bandung Barat, para pengusaha di sektor pariwisata tidak hadir pada kegiatan pengukuhan pengurus Forum Ekonomi Kreatif (FEKRAF) Bandung Barat, bertempat di Lembang, Senin (10/12/2018).

Hal tersebut membuat Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna merasa kecewa. Pasalnya, pertemuan itu dirasa penting terkait rencana optimalisasi sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat ke depan yang erat kaitannya dengan pembukaan gerbang tol di wilayah Cikalong Wetan. Oleh karena itu, kehadiran para pengusaha pariwisata ditunggu lantaran banyak hal yang harus dibahas demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pariwisata.

Aa Umbara mengatakan, dari tamu yang diundang hanya 50 persen yang hadir dan itupun didominasi oleh perwakilan yang didelegasikan oleh perusahaannya. Padahal pada kenyataannya sinergitas antara pengusaha pariwisata dan pemda harus terjalin dengan baik.

“Kami (Pemda) hadir untuk pengusaha begitupun sebaliknya pengusaha harus hadir untuk pemda,” ujarnya tegas.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan jumlah kehadiran tamu undangan (pengusaha pariwisata,red) yang tidak sesuai dengan harapan menunjukan ketidak tanggapan pengusaha kepada Pemda Bandung Barat dalam mendukung program pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pariwisata untuk kesejahteraan masyarakat.

“Suatu saat pengusaha butuh kami (Pemda,red) dan jika tidak kami tanggapi, mau gimana?, yang pasti saya sangat kecewa pada hari ini,” katanya.

Namun demikian, ia berharap kedepannya para pengusaha pariwisata bisa memenuhi undangan atau setidaknya memberikan alasan ketidak hadirannya jika mendapat undangan dari Pemda Bandung Barat. Lebih jauh Aa Umbara mengatakan, Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu wilayah yang masuk 10 besar dalam destinasi terbaik di Indonesia. Oleh karena itu, prestasi tersebut penting untuk dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Saya harap untuk kedepannya sinergitas antara Pemda dan pengusaha lebih baik lagi,” pungkasnya.(***)