Terpilih Jadi Ketua ASKAB PSSI KBB, Begini Target Pertama Taopikurohman

Ngamprah, BBPOS – Taopikurohman terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Sepak Bola (ASKAB) PSSI Kabupaten Bandung Barat periode 2018 – 2022 setelah mengalahkan pesaingnya, Dadan Kosasih dengan memperoleh 29 suara dari 39 pemilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Gedung Bupati Lantai 2, Sabtu (27/10/2018).

Menurut Ketua Askab terpilih, Taopikurohman mengatakan, akan membenahi terlebih dahulu tim sepak bola yang ada dibawah naungan Askab PSSI Kabupaten Bandung Barat. Hal tersebut, sebagai langkah awal dalam memulai visi dan misinya kedepan bersama pengurus lainnya. Selanjutnya, ia berkeinginan untuk membenahi kesekretariatan untuk memudahkan komunikasi dan informasi bagi masyarakat persepak bolaan khususnya di Bandung Barat.

“Saya akan memulai dari pembenahan pengurus dulu dan pengadaan kesekretariatan,”ujarnya.

Ia menambahkan, untuk rencana selanjutnya akan memulai pencarian bakat dengan memaksimalkan kompetisi yang digelar dalam waktu dekat berdasarkan kriteria umur yaitu usia 12-13 tahun hingga sampai tim senior usia 21tahun. Lebih lanjut Taupik mengatakan, melalui pencarian potensi atlet sepak bola di Kabupaten Bandung Barat tersebut, atlet yang terpilih akan langsung bergabung dengan tim Bandung Barat United (BBU).

“Saya siap berkerja sama dengan semua pihak untuk memajukan sepak bola di Kabupaten bandung Barat,”tambahnya.

Taopikurohman menjelaskan, dalam mewujudkan semua mimpi seluruh warga Bandung Barat dalam hal prestasi sepak bola, ia akan segera menggalang dukungan finansial yang tidak hanya berasal dari Pemda saja, namun kedepannya akan menghimpun dukungan dari pihak swasta.

“Kami siap memajukan persepak bolaan KBB mulai dari pelatih, pembinaan dan lain sebagainya,”tandasnya.

Sementara itu, hal senada diungkapkan Wakil Ketua Askab PSSI Bandung Barat, Anton Hilman,ia membenarkan apa yang dikatakan Ketua AsKab Bandung Barat terpilih terkait pendanaan yang harus dikeluarkan ketika sebuah prestasi ingin diraih. Pasalnya, untuk mencapai tingkat Liga harus mampu bersaing dengan tim-tim besar serta melalui beberapa jenjang kompetisi yang harus dijalani.

“Untuk mencapai liga membutuhkan dana yang tidak sedikit, jadi kita butuh dana yang berasal dari sponsorship,”katanya. (Dra/wit)