AKUR : Sekolah Ibu, Upaya Penguatan Pondasi Keluarga

Foto Bersama Hengki Kurniawan Saat Berdiskusi Dengan Bima Arya wali Kota Bogor

Ngamprah BBPOS –PENDIDIKAN di Lingkungan keluarga mempunyai peranan vital dalam mempersiapkan anak dalam menjalani kehidupan sebagai individu mandiri di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan persiapan ekstra yang dilakukan oleh keluarga yaitu optimalisasi peran penting seorang ibu pada zaman sekarang.

Betapa tidak, pengaruh perkembangan teknologi yang tidak bisa dibendung menuntut orang tua khususnya ibu harus lebih bisa mengontrol apa yang dilakukan anak di rumah serta bersinergi dengan pihak lembaga pendidikan dengan terus berkomunikasi perihal perkembangan anak di sekolah.

Selain itu, campur tangan pemerintah dalam hal ini memang harus lebih intensif sebagai bentuk kongkret dalam menciptakan generasi muda berkualitas khususnya di Kabupaten Bandung barat.

Seperti halnya yang telah dilakukan oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan, dengan langsung melakukan kunjungan kerja ke Kota Bogor beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, rombongan, Hengki Kurniawan dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bandung Barat disambut baik oleh Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Hengki Kurniawan melakukan audiensi bersama jajaran Pemkot Bogor terkait program yang telah sukses dilaksanakan oleh Bima Arya sebagai Walikota Bogor yang berkaitan dengan pendidikan yang mengikutsertakan keluarga sebagai peran utama. Hal tersebut, bukan tanpa alasan karena kota bogor terkenal dengan program yang berslogan “Bogor Kota Ramah Keluarga” dan berhasil mengimplementasikannya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, diperoleh salah satu program yang strategis dan ideal diterapkan di Kabupaten Bandung Barat yaitu “Sekolah Ibu” dengan pesertanya adalah para ibu rumah tangga yang nantinya akan dikelola oleh Desa di setiap kecamatan dengan melibatkan para penggerak PKK.

Adapun tujuan dilaksanakannya Sekolah Ibu adalah sebagai berikut : 1.Mewujudkan masyarakat yang mandiri,beriman dan berahkhlak mulia, 2. Meningkatkan potensi ekonomi keluarga,3. Pembinaan pemenuhan gizi seimbang,4. Menyadarkan masyarakat terhadap kesehatan lingkungan dan pola hidup sehat, 5. Meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan dan 6. Mempercepat program pemerintah dalam berbagai aspek kehidupan.

Melihat dari tujuan Sekolah Ibu tersebut sangat strategis, diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat segera merealisasikan program tersebut menjadi bagian 100 kerja “AKUR”dengan melibatkan SKPD terkait diantaranya Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencara (BP3AKB) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat sebagai leading sector. (Dra)