Disdik KBB Sosialisasikan Bahaya Narkoba Pada Siswa SMP

LEMBANG BBPOS- 90 Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, di Hotel Endah Parahyangan 10/8.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh tamu undangan sekaligus sebagai narasumber adalah Idris Apandi dari LPMP Prov. Jawa Barat, Ferry Irawan dari BNN Kab. Bandung Barat, Nina Farida Aryani dari Dinas Kesehatan, Brigadir Ahmad Hamzah dari Kepolisian, Elsa Ikdul Farid dari Bimbel Villa Merah, serta Holid Nurjamil dari KNPI.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Imam Santoso M. R mengatakan, Sebagai lembaga yang memiliki tugas pokok untuk menyiapkan generasi masa depan bangsa, Dinas Pendidikan dapat berperan aktif untuk menekan perluasan peredanan dan penyalahgunaan narkoba. Langkah itu perlu dilakukan karena mengacu pada berbagai temuan, ternyata peredarannya sudah pula merambah pada ranah pendidikan. Karena itu, seluruh unsur pendidikan perlu bekerja sama untuk melakukan pencegahan terhadap semakin meluasnya peredaran narkoba.

“Pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba mutlak perlu dilakukan sedini mungkin oleh semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pendidikan SMP, Dadang A. Sapardan mengungkapkan bahwa masifnya peredaran narkoba saat ini disinyalir oleh berbagai pihak merupakan upaya proxywar.Ada sebagian yang gerah dengan perkembangan bangsa ini yang tengah merangkak menuju bonus demografi. Bila bonus demografi yang ditandai dengan dominasi usia kerja dapat disikapi dengan penyiapan sumber daya manusia handal, bangsa ini akan bangsa besar dan maju. Namun, bila upaya penyiapan usia kerja handal ini bisa dihambat, maka bangsa ini akan tetap terpuruk sehingga berbagai sumber daya alamnya dapat dikuasai dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang saat ini merasa terancam.

“Melihat fenomena perkembangan penyalahgunaan narkoba yang seakan tidak mengenal usia dan starata sosial, saya khawatir akan menjadi penghambat upaya kita untuk menyiapkan generasi masa depan yang handal” tuturnya.

Imam berharap, dengan kegiatan ini pelajar yang menjadi peserta mampu memahami dan mengerti tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba serta bisa menyampaikan kembali tentang materi tersebut kepada teman yang ada di sekolahya.

“mudah mudahan anak anak ini bisa menyampaikan kembali apa yang sudah diperoleh dalam seminar kepada teman yang lain di sekolahnya, ” pungkas Imam **